Sabtu, 04 Agustus 2012


Malam tlah mulai larut..
Kesunyian mengusik hatiku,
Aku duduk termenung sendirimemikirkan dirimu yang jauh di sana.....
Aku hanya bisa bersandar dan berdo’a kepada-Nya.
Semoga cintaku ini di abadikan dalam hati.
Gitu yank....

Bila hati sejernih air,
Jangan biarkan ia keruh.
Bila hati seindah dan secerah bulan,
Hiasi dengan keimanan dan ketaqwaan.
Jangan biarkan hati itu mati,,
Hidupkan ia dengan mengigat Allah selalu...

Sepercik kasih dalam taman hati,
Secerah cahaya suci terangi hati.
Seperti bulan yang selalu bersinar,
Dengan bintang tuk memancarkan sinarnya yang sempurna.
Aku ingin kau selalu setia..

Sedalam renungan terlihat dalam diri,
Tergambar rasa di ruang batin.
Walau terpisah jarak dan waktu,
Tappi jauh di mata dekat di hati,,
Rindukanlah aku dalam ingatanmu,
Untuk selalu........
Aku memang tak mampu menghapusmu.
Keterlanjutan rasa mengendap merebut segala fikiranku,,,
Bayangmu di lembar batinku,
Aku selalu berseru namamu,,

CEMARAKU 
Bersemilah cemaraku,
Telah datang perawatmu.
Jangan takut kemarau,
percik embun berjanji membasahi.
Lupakan kenangan indah musim lalu,
Agar tenteram kembali kau genggam.
Di ranting, di daun, batang dan akarmu.
Setetes relamu jadi wujud bahagia perawatmu.